mahasiswa yang dinyatakan lulus yudisium disiram dengan kembang tujuh rupa.

STISOSPOL Waskita Dharma – Ada yang unik dalam rangkaian kelulusan mahasiswa Stisospol Waskita Dharma. Jumat (25/10), mahasiswa yang dinyatakan lulus yudisium disiram dengan kembang tujuh rupa. Ritual ini sudah menjadi tradisi di Stisospol Waskita Dharma untuk para kompetisinya setiap hari sebelum mereka diwisuda.
Seperti pada Jumat siang, sekitar pukul 14.00 WIB, sebanyak 200 lebih mahasiswa satu per satu disiram dengan air kembang tujuh rupa oleh Ketua Yayasan dan Ketua Stisospol Waskita Dharma. Meski terlihat sederhana dan unik, acara ini berlangsung khidmat dan sakral. Para calon wisudawan yang saat itu mengenakan jas almamater warna biru menjadi basah kuyup.
Ketua Yayasan Waskita Dharma Dr. H. Sigit Wahyudi, MM., Mengatakan siraman dengan kembang tujuh rupa merupakan simbolis yang mengandung makna. Jiwa dan pikiran siswa harus bersih sebelum mereka jatuh ke masyarakat. “Siraman ini menjadi doa untuk membersihkan jiwa mereka dari noda yang mengotori hati. Mengumpulkan Waskita Dharma kembali ke masyarakat dengan hati bersih,” ucapnya kepada Malang Post.
Selain siraman air kembang tujuh rupa, Jumat siang juga ada burung yang bisa dilepas. Simbol ini mengandung makna yang tidak lama lagi dikembangkan oleh mahasiswa Stisospol Waskita Dharma akan terbang tinggi menjemput cita-cita mereka dengan membawa misi pengabdian melawan bangsa dan negara. “Setelah ini mereka akan diwisuda, artinya mereka harus siap mengamalkan ilmu pengetahuannya untuk kemajuan bangsa dan kemaslahatan masyarakat,” terangnya. Baca juga: Tewas Membunuh di Kamar Kos
Siraman air kembang tujuh rupa, sebagai simbol kebersihan hati, pengumpulan Stisospol Waskita Dharma. Tingginya ilmu yang mereka pertahankan dan diperkuat dengan sikap dan sikap yang baik.
Sigit diundang, Waskita Dharma tidak dapat diperoleh yang pintar saja. Bebas memahami yang pintar dan pintar. Yakni pintar mengamalkan ilmu, pintar memakai nama baik almamater, pintar mengizinkan norma dan etika. “Dengan lulus menjadi sarjana yang membuktikan bahwa mereka telah meningkat, maka analisis berpikirnya pun lebih tajam dan cerdas menyikapi segala kesulitan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Stisospol Waskita Dharma Drs. Stef. Alam Sutardjo, M.Si,