FORMULIR PENDAFTARAN ANGGOTA TASK FORCE RAJAWALI VI 2019

Bagi kalian perempuan yang ingin mendaftarkan diri sebagai bagian dari Satgas Task Force STISOSPOL Waskita Dharma Malang, di tahun 2019 pendaftaran untuk Task Force Perempuan telah di buka untuk memberikan peluang kepada perempuan yang ingin mengembangkan kipranya dalam  konteks mengambil bagian dari satuan tugas anggota task force rajawali

juga bagi kalian laki-laki tentunya tidak mau kalah dengan perempuan untuk itu silahkan mendaftarkan diri kalian segera di Link dibawah

 

Formulir Pendaftaran Task Force Perempuan unduh disini

 

Formulir Pendaftaran Task Force Laki-Laki unduh disini

 

 

PENDAFTARAN TASK FORCE RAJAWALI VI

Bagi kalian yang ingin tau banyak tentang apa itu Task Force dan seperti apa saja kegiatan didalamnya mulai dari diklat forum sampai dengan diklat lapangan kalian akan dajarkan tentang kepemimpinan tentang bagaimana berbicara di depan umum, jadi seorang publik speaking, berani bertanggung jawab silahkan melakukan pendaftaran Mulai Sekarang s/d 30 September 2019. Daftarkan diri anda melalui No SMS/WA ke kontact person Dengan Format : Task_Force_Nama_Semester/Kelas

TOUR THE MAHAMERU STISOSPOL ”Waskita Dharma” Malang

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik “Waskita Dharma” Malang melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Task Force bersama tim Kabardesaku.com berkesempatan melakukan perjalanan menuju Gunung Semeru yang merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan puncak Mahameru dengan ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (Mdpl). Gunung semeru merupakan gunung berapi yang tepatnya terletak di dua Kabupaten yakni Malang dan Lumajang. Perjalanan yang panjang dilewati dari Kampus I Jalan Hamid Rusdi III No 161 Kota Malang menuju Semeru dengan melalui Desa Tumpang selama 1,5 jam dengan armada Jepp.

Ekspedisi kali ini memiliki misi untuk melatih fisik, mental dan kerjasama Tim Taskforce yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stisospol “Waskita Dharma” Malang. UKM Taskforce merupakan UKM semi militer yang berfungsi mendidik kedisiplinan dan mental tangguh mahasiswa. UKM Taskforce yang nantinya akan menjadi pertahanan pertama kampus dalam memperkenalkan Stisospol “Waskita Dharma” Malang kepada masyarakat. Tim Tour The Mahameru yang berjumlah 8 orang dipimpin oleh Komandan Taskforce yang tangguh M. Alwiadi Pane mahasiswa asal Lombok mulai tanggal 6 – 9 Agustus 2019.

Foto tim Tour De Mahameru di pimpin Komandan Taskforce M. Alwiadi Pane (ujung kanan)

 

Foto Tim Taskforce di Pos Kalimati bawah kaki Gunung Semeru

Pendakian Mahameru yang cukup berat secara langsung mewajibkan kekompakan tim untuk melaluinya. Perjalanan dimulai dari Desa Penduduk terakhir  yaitu Ranupani menuju Danau Ranukumbolo ditempuh perjalanan selama 5 jam. Dengan medan yang terjal membuat tim saling menyemangati, membantu dan menguatkan untuk bisa mencapai tujuan yakni Puncak Mahameru. Hari pertama kami mendirikan tenda di Danau Ranukumbolo. Danau yang sangat indah membuat kami kagum akan ciptaan Kekuasaan Allah SWT. Danau yang masih di pagi hari kita bisa melihat matahari terbit yang indah  dan malam hari kita bisa melihat bintang-bintang di langit yang sangat eksotis meskipun saat itu cuaca sangat dingin hingga mencapai suhu -6®Celcius sehingga tenda kami-pun dipenuhi Kristal-kristal air yang membeku.

foto Junaedi Apian anggota task force sedang menikmati suasana danau ranu kumbolo

 

 

Foto danial mahasiswa Stisospol Waskita Dharma tampaknya sedang mengibarkan bendera merah putih diatas ketinggian 2.400 M dpl Ranu Kumbolo

 

 

Foto salah satu Tim Taskforce Jimmiy Taran mahasiswa Asal Papua di Danau Ranukumbolo

 

Foto Tim Taskforce Kurniadi mahasiswa Stisospol “Waskita Dharma” Malang Asal Mamuju yang sedang membawa sampah dari Gunung Semeru untuk menjaga kelestarian lingkungan

Gunung Semeru yang masih kental dengan adat, budaya serta agama Hindhu dapat kita lihat suasana disana yang masih banyak simbol-simbol Kepercayaan umat Hindu yaitu dengan adanya Pohon-pohon yang dilindungi kain-kain Putih, sesajian-sesajian dibawah pohon serta dilokasi-lokasi tertentu. Air Danau Ranukumbolo yang disucikan sehingga kita sebagai tamu tidak boleh sembarangan dalam bersikap dan bertingkahlaku untuk memanfaatkannya. Air Ranukumbolo di sucikan dan dapat diminum oleh Pendaki. Ada sumber mata air Ranukumbolo tidak boleh dibuat mandi apalagi denganmembuang sampah sembarangan. Sehingga, sampah para pendaki harus dibawa kembali menuju lokasi pos pemberangkatan pertama sebagai tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan