Malang, 2 Agustus 2026 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Task Force Rajawali Universitas Waskita Dharma kembali melaksanakan Dikpasus (Diklat Kepemimpinan Khusus) sebagai bagian dari pembinaan lanjutan bagi anggota Rajawali. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh di lapangan ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat kerja sama tim, serta mengasah mental dan tanggung jawab setiap peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan UKM Task Force Rajawali yang selama ini aktif dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan dan organisasi mahasiswa.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 04.00 WIB dengan seluruh peserta memasuki lingkungan kampus Universitas Waskita Dharma untuk melakukan registrasi dan persiapan. Selanjutnya, pada pukul 04.05–04.25 WIB, peserta mengikuti sesi briefing dan persiapan yang dipimpin oleh para coach dan mentor sebagai pembekalan awal sebelum memasuki kegiatan lapangan.
Memasuki pukul 04.30 WIB, seluruh peserta mengikuti Apel Pelepasan Anggota Rajawali sebagai simbol dimulainya Dikpasus. Setelah apel, peserta diberangkatkan menuju lokasi LIMED (Lintas Medan) yang menjadi arena utama pelaksanaan kegiatan.
Perjalanan menuju Pos 1 berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 11.00 WIB. Pada sesi ini peserta dituntut untuk menunjukkan ketahanan fisik, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta menjaga semangat kebersamaan selama menempuh lintasan yang telah ditentukan. Setelah menyelesaikan etape pertama, peserta melaksanakan istirahat, shalat, dan makan (Ishoma) di Pos 1 mulai pukul 11.00–12.00 WIB.
Usai beristirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Pos 2 pada pukul 12.00–15.00 WIB. Di lokasi ini peserta menerima materi pertama bertajuk Turlalin pada pukul 15.00–16.00 WIB yang bertujuan memberikan penguatan mengenai nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh setiap anggota Task Force Rajawali.
Agenda berikutnya adalah Materi Management Organisasi yang disampaikan mulai pukul 16.00–18.00 WIB. Dalam sesi ini peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya kepemimpinan, komunikasi, koordinasi, pembagian tugas, pengambilan keputusan, serta tanggung jawab dalam menjalankan sebuah organisasi. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk anggota yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga memiliki kapasitas sebagai pemimpin yang mampu bekerja secara efektif dalam tim.
Setelah materi selesai, peserta kembali melaksanakan Ishoma pada pukul 18.00–19.15 WIB sebelum memasuki prosesi utama Dikpasus.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada pukul 19.15–21.00 WIB melalui prosesi Penempuhan PDH, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan anggota Rajawali. Prosesi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kesiapan peserta untuk mengemban amanah, menjaga nama baik organisasi, serta mengamalkan nilai-nilai kepemimpinan, loyalitas, disiplin, dan pengabdian dalam setiap tugas yang dijalankan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan lapangan selesai, peserta kembali menuju Kampus Universitas Waskita Dharma pada pukul 21.00 WIB. Tepat pukul 00.00 WIB, kegiatan ditutup dengan Apel Penerimaan Kembali Anggota Rajawali, sebagai penanda berakhirnya pelaksanaan Dikpasus sekaligus evaluasi akhir terhadap seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan Dikpasus ini, UKM Task Force Rajawali Universitas Waskita Dharma berharap mampu mencetak kader-kader mahasiswa yang memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, tangguh dalam menghadapi tantangan, serta mampu menjadi teladan baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Waskita Dharma dalam mendukung pengembangan karakter mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan yang aktif, disiplin, dan berorientasi pada pengabdian.





